Niat Puasa Idul Adha, Tarwiyah dan Arafah (Arab, Latin, Artinya)

Employmentandlivelihood.id – Biasanya umat muslim di saat menjelang hari raya idul adha di sunnahkan untuk berpuasa. Yang mana puasa sunnah ini di lakukan sebelum hari raya idul adha.  Dan tentunya puasa sunnah tersebut memiliki beberapa nama di antaranya adalah puasa dzulhijjah, puasa tarwiyyah dan arofah. Dan ketiga puasa tesebut tentunya memiliki Niat Puasa Idul Adha sendiri-sendiri.

Selain itu ketiga puasa tersebut juga memiliki keutamaan yang dapat di peroleh oleh umat muslim yang melaksanakan puasa sunnah tersebut. Adapun untuk puasa sunnah ini sangat di anjurkan sekali bagi umat islam untuk melaksanakan puasa sunnah.

Adapun untuk jenis puasa ini di anjurkan pada saat sepuluh hari pertama pada bulan dzulhijjah dalam kalender islam. Karena pada bulan tersebut ada banyak sekali keistimewaan sehingga seorang muslim di sunnahkan untuk mengamalkan berpuasa sunnah.

Dan tentunya di saat akan melaksanakan puasa sunnah pada hari raya idul adha terdapat niat yang harus kalian lafalkan. Karena di setiap puasa sunah memiliki lafal yang berbeda. Jadi bagi kalian yang belum mengetahuinya silahkan simak artikel ini hingga selesai.

Beberapa Jenis Puasa Idul Adha

Beberapa Jenis Puasa Idul Adha

Seperti yang kalian ketahui bahwa di setiap akan menjelang hari raya idul adha bagi umat muslim di anjurkan untuk berpuasa sunnah. Yang mana puasa sunnah tersebut memiliki tiga nama yaitu seperti puasa sunnah dzulhijjah, puasa tarwiyah dan puasa arafah.

Yang mana ketiga puasa sunnah tersebut bisa kalian lakukan sesuai yang sudah di tentukannya. Jadi buat kalian yang ingin memahami amalan sunnah tesebut di bawah ini kami akan menjelaskan tentang puasa sunnah tersebut.

Puasa Dzulhijjah

Sesuai seperti namanya puasa sunnah dzulhijjah di lakukan pada bulan dzulhijjah. Adapun untuk waktu pelaksanaannya di mulai sejak tanggal 1 hingga 7 dzulhijjah. Yang mana amalan ini merupakan amalan yang dapat di lakukan dari awal bulan dzulhijjah hingga sebelum hari raya idul adha. Yang mana puasa sunnah ini juga memiliki keutamaan tersendiri bagi yang menjalankannya.

Yang mana puasa sunnah dzulhijjah ini di sarankan oleh Rasulullah SAW untuk di laksanakan. Karena puasa sunnah tersebut memiliki keutamaan yang sangat luar biasa.  Dalam sebuah hadist beliau bersabda bahwa tidak ada haru yang lebih di cintai allah untuk ibadah selain sepuluh pertama di bulan dzulhijjah.

Karena satu hari berpuasa di dalamnya maka sama dengan satu tahun berpuasa. Sedangkan satu malam melaksanakan sholat malam, maka sama dengan sholat pada malam Lailatul Qadar. Maka dari itu, sangat penting sekali untuk kita melaksanakan ibadah puasa sunnah dzulhijjah.

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبَّ إِلَى اللّٰهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيْهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya : “Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Zulhijjah. Satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan salat malam setara dengan salat pada malam Lailatul Qadar.” (HR At-Tirmidzi)

Di bawah ini adalah bacaan niat puasa dzulhijjah:

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta’ala.”

Artinya :

 Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’ala.”

Puasa Tarwiyah (Hari Pertama 1)

Puasa tarwiyah adalah merupakan puasa sunnah yang dapat di lakukan pada tanggal 8 dzulhijjah. Yang mana satu hari sebelum hari raya idul adha. Adapun untuk tarwiyah sendiri tidak ada hubungan langsung dengan ibadah haji. Akan tetapi lebih sebagai persiapan untuk menyambut haru raya idul adha.

Adapun untuk hari tarwiyah sendiri adalah hari kedelapan atau tanggal delapan di bulan dzulhijjah dalam tanggalan hijriyah. Yang mana momen yang satu ini berarti sehari sebelum wukuf di arafah da dua hari sebelum hari raya idul adha.

Bacaan niat puasa tarwiyah:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ التَّرْوِيَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.”

Artinya : “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’ala.”

Puasa Arafah (Hari Kedua 2)

Puasan Arafah adalah salah satu amalan sunnah yang di lakukan pada tanggal 9 dzulhijjah yaitu pada hari arafah. Yang mana haru arafah tersebut merupakan di mana hari yang sangat istimewa bagi umat muslim. Karena di hari inilah haji di laksanakan di mekah.

Namun bagi mereka yang tidak melaksanakan ibadah haji bisa melaksanakannya dengan mengamalkan puasa sunnah arafah. Karena dengan melaksanakan puasa sunnah arafah ini adalah salah satu cara untuk bisa mendapatkan pahala yang besar.

Itulah tadi amalan puasa sunnah yang bisa lakukan pada saat akan menjelang hari raya idul adha. Sehingga bagi kalian yang melaksanakan amalan puasa tersebut maka akan mendapatkan pahala.

Bacaan niat puasa arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala.”

Artinya :  “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’ala.”

Keutamaan Dalam Melaksanakan Puasa Idul Adha

Keutamaan Dalam Melaksanakan Puasa Idul Adha

Setiap menjelang hari raya idul adha umat muslim di anjurkan untuk berpuasa sunnah. Karena setiap ibadah yang di anjurkan oleh rasulullah SAW bai umat muslim tentu memiliki banyak keutamaannya.

Demikian juga terdapat pada puasa idul adha ini. Yang mana memiliki banyak keutamaan bagi mereka yang melaksanakannya. Di bawah ini keutaman bagi mereka yang menjalankan puasa dzulhijjah, puasa tarwiyah dan arafah.

Mendapatkan Pahala Berlipat Ganda

Setiap umat muslim yang menjalankan ibadah puasa sunnah idul adha maka akan mendapatkan pahala. Karena telah melakukan perintah Allah SWT. Apabila puasa kalian di terima, insya allah akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Selain itu, pahal dari ibadah lain yang dapat di lakukan oleh umat muslim yang sedang berpuasa juga akan mendapatkan pahala Sebagaimana sudah di sabdakan oleh Rasulallah SAW yaitu:

“Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar.” (HR At-Tirmidzi).

Menghapus Dosa Selama Satu Tahun

Dengan melaksanakan Niat Puasa Idul Adha. Maka seorang muslim akan medapatkan keberkahan yang luar biasa. Karena dengan melaksanakan puasa idul adha dapat menghapus dosa selama satu tahun.

Bagi yang berkesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan dzulhijjah. Jadi kesempatan yang satu ini jangan kalian sia-siakan. Dengan kemuliaan ini bisa kalian dapatkan ketika melaksanakan puasa tarwiyah. Maka dari itu, pada tanggal 8 dzulhijjah di anjurkan berpuasa tarwiyah.

Menghapus Dosa Selama Dua Tahun

Memang banyak sekali pahala yang bisa kalian lakukan ketika menjelang hari raya idul adha. Pahala yang di dapatkannya pun tidak tanggung-tanggung jika seorang muslim melaksanakannya.

Jadi bagi umat islam yang tidak menjalankan ibadah haji, maka di sunnahkan melakasanakan puasa sunnah arafah. Karena pahalanya setara dengan orang yang melaksanakan ibadah haji. Adapun puasa arafah di laksanakan pada tanggal 9 dzulhijjah. Jadi bagi kalian yang melaksanakan puasa arafah, maka dosanya akan di hapus selama dua tahun.

Mendapatkan Keutamaan Sama Seperti Orang Haji

Melaksanakan ibadah haji sekarang memang tidak semua umat muslim bisa melaksanakannya. Karena membutuhkan dengan biaya yang cukup besar an kesehatan yang memadai. Pasalnya haji merupakan ibadah yang memiliki tingkat keutamaan yang sangat tinggi dalam islam. Maka dari itu, siapa sih yang tidak ingin melakasanakan ibadah haji tersebut.

Akan tetapi bagi kalian yang tidak dapat melaksanakan ibadah haji, maka puasa idul adha menjadi pengganti. Karena melaksanakan puasa sunnah idul adha sama halnya seperti orang yang pergi haji. Sebagaimana yang sudah di tegaskan dalam sebuah hadist :

“Siapa yang berpuasa satu hari di jalan Allah, maka wajah Allah akan menjauhinya sejauh tujuh puluh tahun perjalanan.” (HR Bukhari)

Mendapatkan Keberkahan

Melaksanakan puasa sunnah idul adha juga menjadi salah satu sarana agar bisa mendapatkan keberkahan. Karena menjalankan puasa sunnah tersebut sebagai bentuk ibadah dan taqarrub atau mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pasalnya AllahSWT tentunya selalu memberikan keberkahan kepada setiap hambanya yang selalu taat kepada-Nya. Dalam hadist qudsi Allah SWT berfirman :

“Sesungguhnya hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan melakukan amalan-amalan sunnah, sehingga Aku mencintainya. Ketika Aku mencintainya, Aku menjadi telinga dengan yang ia dengar, mata dengan yang ia lihat, tangan dengan yang ia pegang, dan kaki dengan yang ia pijak. Jika ia meminta sesuatu kepada-Ku, pasti Aku akan memberikannya, dan jika ia memohon perlindungan kepada-Ku, pasti Aku akan memberikan perlindungan kepada-Nya.” (HR Bukhari)

Itulah beberapa keutamaan yang bisa kalian dapatkan jika kalian melaksanakan puasa idul adha. Sehingga kalian akan mendapatkan keutamaan tersebut.

Akhir Kata

Sekian pembahasan yang dapat kami sampaikan tentang Niat Puasa Idul Adha. Semoga dengan adanya pembahasan yang sudah kami sampaikan bisa bermanfaat untuk kalian semua. Dan bagi kalian yang ingin melaksanakan puasa sunah idul adha bisa kalian baca lafalnya yang sudah kami tuliskan di atas.

Dan terimakasih sudah senantiasa mengikuti blog kami dari awal hingga akhir. Semoga bagi kalian khususnya umat muslim bisa mendapatkan keutamaan dalam berpuasa sunnah idul adha seperti puasa dzulhijjah, puasa tarwiyah dan puasa arafah. Sekian dan terimakasih semoga bermanfaat.

Originally posted 2023-05-07 20:06:43.