Macam-Macam Besaran Pokok dan Besaran Turunan Serta Satuan

Employmentandlivelihood.id – Besaran Pokok, mendengar kata Besaran Pokok pasti kamu terpikir dengan mata pelajaran fisika. Yap, Besar Pokok merupakan salah satu materi yang kita pelajari di mata pelajaran fisika dikelas VII.

Sebelumnya, kamu tahu apa itu besaran? Dikehidupan kita, tentunya ada sesuatu yang bisa diukur dan juga ada yang tidak bisa diukur. Sebagai contoh yaitu panjang lapangan, luas kamar, lama perjalanan, dan masih banyak lainnya.

Nah, kamu harus tahu dulu apa itu besaran. Besaran adalah adalah apa pun yang dapat diukur dan dapat dijelaskan dengan angka beserta satuannya.

Jadi, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan angka dan juga satuannya, maka itu tidak disebut besaran.

Pada dasarnya, besaran terbagi menjadi dua kelompok yaitu besaran menurut arah (besaran vektor dan skalar) dan juga besar satuan (besar pokok dan turunan). Disini kita akan membahas besaran satuan.

Jadi, besaran satuan terbagi menjadi dua bagian, yaitu Besaran Pokok dan Besaran Turunan. Menarik untuk kita bahas bukan? Nah, bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Besaran Pokok, simak baik-baik artikel ini ya!

Besaran Pokok

"</p

Pasti kamu bertanya-tanya, apa sih Besaran Pokok itu? Jadi, Besar Pokok itu adalah besaran-besaran yang sifatnya umum, tidak bergantung dengan Besaran Pokok lain.

Atau bisa dikatakan Besaran Pokok adalah besaran yang tidak disusun dari besaran lain.

Perlu diingat lagi, besaran turunan ialah besaran yang disusun dari besar pokok. Bisa kita artikan juga kalau besaran selain dari besar pokok itu termasuk ke besaran turunan.

Besaran Pokok merupakan besaran yang telah ditetapkan oleh ahli fisika terdahulu. Kemudian, apa saja yang termasuk ke dalam Besaran Pokok? Sejauh ini, ada 7 Nilai Pokok yang harus kamu ketahui.

Untuk mengetahui dan mengingat ketujuh Besaran Pokok ini ada tips nya. Jadi kamu hanya perlu mengingat awal hurufnya saja yaitu JIWA SMP.

Apa itu JIWA SMP? JIWA SMP adalah singkatan dari Jumlah zat, Intensitas cahaya, Waktu, Arus, Suhu, Massa, dan Panjang.

Macam-Macam Besaran Pokok

"Macam-Macam

Disini kita akan membahas tentang macam-macam Besaran Pokok dan penjelasan mengenai tiap-tiap besaran.

1. Jumlah Zat

Besaran Pokok yang pertama adalah Jumlah Zat. Besaran yang satu ini digunakan untuk mengukur atau memperkirakan seberapa banyak partikel yang ada di dalam suatu benda. Jumlah zat memiliki satuan mol dengan dimensi N.

2. Intensitas Cahaya

Kemudian yang kedua ialah Intensitas Cahaya. Intensitas Cahaya adalah besaran yang digunakan untuk mengukur apakah cahaya menyentuh permukaan benda atau tidak.

Satuan Standar Internasional dari Intensitas Cahaya adalah candela (cd) dengan dimensi J.

Ketika kamu hendak mengukur intensitas cahaya, kamu dapat menggunakan alat seperti Lux meter/Lightmeter, Ganiofotometer, dan Spektrofotometer.

3. Waktu

Lalu yang ketiga adalah Waktu. Waktu merupakan besaran yang digunakan untuk mengukur lama dari suatu peristiwa. Satuan SI dari waktu adalah sekon (s) atau detik dengan dimensi T.

Untuk mengukur waktu kamu dapat menggunakan jam, stopwatch, arloji, kalender, dan jam pasir.

4. Arus Listrik

Selanjutnya yang keempat adalah Kuat Arus Listrik. Besaran ini dipakai untuk mengukur arus listrik dari daerah satu ke daerah lain.

Satuan SI dari Besaran Pokok ini adalah Ampere (A) dengan dimensi I. Untuk mengukur Arus Listrik kamu bisa menggunakan AVO meter.

5. Suhu

Kemudian yang kelima ialah Suhu. Suhu adalah besaran yang digunakan untuk mengukur panas dari suatu benda. Satuan SI dari Suhu adalah Kelvin (K) dan pada umumnya besaran ini diukur dengan menggunakan termometer.

6. Massa

Selanjutnya yang keenam adalah Massa. Massa bisa diartikan dengan jumlah materi yang terdapat dalam suatu benda.

Satuan SI untuk Massa adalah kilogram (kg) dengan dimensi (m). Untuk dapat mengukur Massa kamu dapat menggunakan timbangan/neraca.

7. Panjang

Lalu yang ketujuh adalah Panjang. Besaran Pokok ini digunakan untuk menghitung panjang dari suatu benda. Satuan SI dari Panjang adalah meter (m) dengan dimensi (L).

Alat yang biasa digunakan untuk mengukur panjang yaitu jangka sorong, penggaris, mikrometer sekrup, pita ukur atau meteran, dan lainnya.

Pada tabel dibawah ini kamu bisa lihat Besaran Pokok, lambang, dan satuan beserta lambangnya.

Nama Lambang Satuan SI Lambang Satuan
Jumlah Zat N mol
Intensitas Cahay Iv candela cd
Waktu t sekon s
Arus Listrik I ampere A
Suhu T kelvin K
Massa m kilogram Kg
Panjang l meter m

Besaran Turunan

Besaran Turunan

Selanjutnya, apa itu Besaran Turunan? Besaran turunan merupakan besaran yang dapat dinyatakan oleh besaran pokok. Kenapa begitu? Iya karena besaran turunan yang tersusun dari beberapa besaran pokok.

Besaran turunan adalah besaran yang didapatkan dari penurunan besaran-besaran pokok. Satuan dari besaran turunan disusun dari satuan besaran-besaran pokok.

Nah, kemudian apa saja yang termasuk ke dalam besaran turunan? Besaran turunan yang perlu kamu ketahui ada 9 seperti volume, massa jenis, kecepatan, percepatan, gaya, usaha, tekanan, daya.

Sebagai contoh, untuk memperoleh luas kita bisa mengalikan antara panjangn dengan lebar dari suatu bidang.

Panjang dan lebar memiliki satuan yang sama yaitu meter. Jadi bisa didapatkan kalau :

Luas = Panjang x Lebar = m x m = m^2

Dengan begitu, didapatkan besaran turunan dari luas adalah m^2. Masih banyak contoh dari besaran luas seperti muatan, volume, frekuensi, massa jenis, kecepatan, percepatan, gaya, usaha, tekanan, daya dan masih banyak lainnya.

Macam-Macam Besaran Turunan

Macam-Macam Besaran Turunan

Dibawah ini adalah beberapa contoh besaran turunan yang biasa digunakan dalam ilmu fisika dan matematika, antara lain :

1. Kecepatan

Besaran turunan yang pertama adalah Kecepatan. Kecepatan merupakn besaran turunan yang didapat dari perhitungan antara jarak tempuh dengan waktu tempuh atau bisa kita simbolkan dengan rumus v = s/t.

Satuan dari besaran ini adalah m/s.

2. Usaha

Selanjutnya besaran turunan yang kedua adalah Usaha. Usaha yang dimaksud disini ialah besarnya energi atau gaya yang diberikan untuk menggerakkan atau memindahkan suatu benda atau objek.

Dalam matematika dirumuskan sebagai W = F.s dan satuan SI dari usaha adalah Joule atau kg m^2/s^2.

3. Percepatan

Besaran turunan yang ketiga adalah Percepatan. Percepatan didapatkan dari perhitungan kecepatan terhadap waktu. Percepatan juga dapat diartikan sebagai perubahan kecepatan tiap satuan waktu.

Besaran turunan ini disimbolkan dengan huruf a. Dalam ilmu matematika dirumuskan sebagai a = v/t atau a = perubahan kecepatan/perubahan waktu.

4. Gaya

Besaran turunan yang keempat adalah Gaya. Gaya nerupakan suatu perlakuan atau interaksi apa pun terhadap suatu benda bermassa yang dapat menyebabkanperubahan gerak pada benda tersebut.

Gaya merupakan turunan yang didapatkan dari perkalian antara massa dan percepatan. Dalam matematika dirumuskan sebagai F = m.a dan memiliki satuan SI nya adalah Newton (N) atau kg m/s^2.

5. Daya

Besaran turunan yang kelima adalah Daya. Daya merupakan suatu usaha untuk mentransfer energi. Bisa diartikan sebagai jumlah energi yang ditransfer per satuan waktu.

Satuan daya adalah Watt yang didapat dari satuan usaha dan waktu dengan rumus P = W/t.

6. Massa Jenis

Besaran turunan yang keenam adalah Massa Jenis. Massa Jenis adalah besarnya massa dari suatu zat dalam tiap satuan volume. Bisa dikatakan massa jenis adalah suatu ukuran untuk menjelaskan kerapatan suatu partikel.

Untuk mencari massa jenis suatu benda, bisa kita cari dengan menghitung perbandingan massa dengan volume. Dalam matematika dirumuskan sebagai p = m/V dengan sebutan rho yang memiliki satuan kg/m^3.

7. Momentum

Besaran turunan yang ketujuh adalah Momentum. Momentum dapat didefinisikan sebagai besaran yang dimiliki benda bergerak. Besar dari momentum akan bergantung dengan massa dan kecepatan dari benda itu.

Dalam matematika momentum dapat dirumuskan sebagai P = mv dengan p ialah momentum dengan satuan kg m/s. Satuan itu didapat dari satuan massa yaitu (kg) dan kecepatan yaitu (m/s).

Pada tabel dibawah ini kamu bisa lihat kumpulan dari Besaran Turunan, satuan, simbol dan rumus beserta dimensinya.

Akan tetapi, pada bagian ini kami hanya menampilkan sebagian dari banyaknya Besaran Turunan. Semoga ini dapat bermanfaat!

Besaran Turunan Satuan Internasional Simbol dan Rumus Dimensi
Luas m^2 L = p x l [L]^2
Volume m^3 V = p x l x t [L]^3
Massa Jenis kg/m^3 p = m/v p (rho)
Kecepatan m/s v = s/t v : [L][T]^-1
Percepatan m/s^2 a = v/t a : [L][T]^-2
Frekuensi Hertz (s^-1) f = 1/t Hz
Gaya Newton
(kg m/s^2)
F = m.a N : [M][L][T]^-2
Muatan Coulomb I = Q/t C
Momentum Kg m/s P = m.v [M][L][T]^-1
Usaha Joule
(kg m^2/s^2)
W = F.s J : [M][L]^2[T]^-2
Tegangan Listrik Volt V = I.R V
Tekanan Pascal (Pa)
(N/m^2)
P = F/A [M][T]^-2[L]^-1
Hambatan Listrik Ohm R = V/I R

Pada tabel ini, kamu bisa lihat bahwa besar turunan tersusun dari beberapa besar pokok beserta satuannya.

Sebagai contoh misalnya kecepatan. Jika kamu lihat pada tabel, rumus dari kecepatan ialah jarak dibagi dengan waktu.

Nah, jarak itu sendiri merupakan besaran pokok dengan satuan meter (m). Sedangkan waktu sendiri merupakan besaran pokok yang memiliki satuan detik atau sekon (s).

Maka dari itu didapatkan rumus kecepatan ialah v = s/t dengan satuan m/s.

Perbedaan Antara Besaran Pokok dan Besaran Turunan

"Perbedaan

Perbedaan dari besaran pokok dan turunan dapat dilihat dari pembahasan diatas, yaitu besaran pokok merupakan besaran yang tidak bergantung dengan besaran lain.

Besaran pokok telah ditetapkan oleh fisikawan sebagai besaran yang menjadi acuan.

Sedangkan besaran turunan merupakan besaran yang bergantung dengan besaran lain karena besaran turunan disusun dari besaran pokok.

Frequently Asked Question (FAQ) About Besaran Pokok dan Besaran Turunan

Besaran Pokok, mendengar kata Besaran Pokok pasti kamu terpikir dengan mata pelajaran fisika. Yap, Besaran Pokok merupakan salah satu materi yang kita pelajari di mata pelajaran fisika dikelas VII.

Sebelumnya, kamu tahu apa itu besaran? Dikehidupan kita, tentunya ada sesuatu yang bisa diukur dan juga ada yang tidak bisa diukur. Sebagai contoh yaitu panjang lapangan, luas kamar, lama perjalanan, dan masih banyak lainnya.

Nah, kamu harus tahu dulu apa itu besaran. Besaran adalah adalah apa pun yang dapat diukur dan dapat dijelaskan dengan angka beserta satuannya.

Jadi, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan angka dan juga satuannya, maka itu tidak disebut besaran.

Pada dasarnya, besaran terbagi menjadi dua kelompok yaitu besaran menurut arah (besaran vektor dan skalar) dan juga besaran satuan (besar pokok dan turunan). Disini kita akan membahas besaran satuan.

Jadi, besaran satuan terbagi menjadi dua bagian, yaitu Besaran Pokok dan Besaran Turunan. Menarik untuk kita bahas bukan? Nah, bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Besaran Pokok,

Jika kamu masih belum mengerti dan masih memiliki pertanyaan. Pada bagian ini kamu bisa menyimaknya agar kamu tidak kebingunan lagi.

Pada bagian ini disajikan pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan oleh banyak orang. Dengan adanya bagian FAQ ini, kami berharap dapat membantu menjawab pertanyaan yang ada dipikiran kamu.

Apa Itu Besaran Pokok dan Besaran Turunan?

Besaran Pokok adalah besaran-besaran dasar yang tidak bergantung dengan besaran lain. Dapat diartikan juga besaran pokok adalah besaran yang tidak tersusun dari besaran lainnya.

Sedangkan Besaran Turunan adalah besaran yang menggunakan atau tersusun dari besaran lain. Besaran turunan ialah besaran yang dapat dinyatakan dengan beberapa besaran pokolk.

Satuan dari besar turunan tersusun dari satuan besar pokok.

Apa Saja Yang Termasuk Ke Dalam Besaran Pokok dan Besaran Turunan?

Terdapat 7 besar pokok yang perlu kamu ketahui antara lain Jumlah Zat, Intentsitas Cahaya, Waktu, Kuat Arus Listrik, Suhu, Massa, dan Panjang. Besaran-besaran ini lah yang menyusun besaran-besaran turunan.

Besar Pokok tetap ditetapkan oleh fisikawan terdahulu agar memudahkan kita dalam proses pengukuran.

Perlu diingat lagi, besar turunan ialah besar yang disusun dari besar pokok. Bisa kita artikan juga kalau besar selain dari besar pokok itu termasuk ke besar turunan.

Macam-macam besaran turunan ialah Luas, Volume, Massa Jenis, Kecepatan, Percepatan, Momentum, Frekuensi, Gaya, Muatan, Usaha, Tegangan Listrik, Tekanan, Hambatan Listrik, dan masih banyak yang lainnya.

Satuan dari besar turunan berasal dari hasil perhitungan antara besar-besar pokok. Maka dari itu dikatakan bahwa besar turunan adalah besar yang tersusun dari besar pokok.

Akhir Kata

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai besar pokok dan besar turunan. Semoga ini dapat bermanfaat untuk kalian. Terima kasih telah berkunjung di artikel ini!

Nantikan pembahasan-pembahasan menarik lainnya di website ini ya, sampai jumpa!

Simak juga list beberapa artikel yang menarik dari kami lainnya dan tentunya menambah wawasan untuk kamu simak :

Dapatkan Berita dan Informasi Menarik Lainnya di Google News Employmentandlivelihood.id

Originally posted 2023-06-01 06:38:40.