Cara Membuat Navbar Keren Dengan HTML dan CSS

Employmentandlivelihood.id – Kamu lagi cari inspirasi untuk membuat Navbar dengan HTML dan CSS, tapi belum terlalu paham dengan pemrograman HTML dan CSS?. Kamu datang di artikel yang tepat karena artikel ini akan kasih tahu kamu tips untuk membuat Navbar menggunakan HTML dan CSS.

Membuat Navbar dengan HTML dan CSS mungkin terdengar sulit bagi sebagian orang yang tidak memiliki background Informatika. Tenang aja ga perlu putus asa karena bahasa pemrograman, seperti HTML dan CSS tidak sesulit yang kamu kira kok. Semuanya bisa kamu kuasai dengan mudah asalkan kamu rajin membaca dan mencari tahu hal-hal terkait bahasa pemrograman HTML dan CSS.

Kali ini Employmentandlivelihood.id akan kasih tahu kamu cara membuat Navbar dengan HTML dan CSS untuk melatih kemampuan pemrograman kamu. Selain itu, lewat artikel ini Employmentandlivelihood.id akan memberikan beberapa tips agar proses belajarmu makin menyenangkan, simak baik-baik artikel ini ya.

Membuat Navbar dengan HTML dan CSS

Membuat Navbar dengan HTML dan CSS

Sebelum kita masuk ke pembahasan utama, yaitu cara membuat navbar dengan HTML dan CSS ada baiknya kamu tahu beberapa informasi terkait bahasa pemrograman HTML dan CSS. Dalam pembuatan navbar dengan HTML dan CSS kamu perlu tahu apa itu navbar dalam sebuah website untuk memudahkan kamu dalam pembelajaran.

Selain itu, Employmentandlivelihood.id juga akan kasih tahu kamu beberapa informasi seputar bahasa pemrograman HTML dan CSS. Tentunya informasi tersebut untuk memudahkan kamu membuat navbar dengan HTML dan CSS, tapi jika kamu sudah paham kamu bisa melanjutkan membaca bagian ini.

Navbar atau navigation bar merupakan salah satu komponen website yang berupa menu-menu. Nah, biasanya navbar ini diletakkan pada header website untuk menu navigasi. Biasanya navbar digunakan sebagai menu navigasi yang diletakkan pada header website

Navbar merupakan salah satu komponen website yang harus ada untuk website modern saat ini. Membuat Navbar dengan HTML dan CSS tidak sesulit yang dibayangkan kok.

Kamu bisa dengan mudah membuat navbar dengan HTML dan CSS memanfaatkan teknologi AI, seperti ChatGPT. Namun, cara ini sangat tidak dianjurkan untuk kamu yang ingin terjun ke dunia pemrograman khususnya bidang Web Developer.

Untuk dapat membuat navbar dengan HTML dan CSS, tentunya kamu harus paham terlebih dahulu mengenai bahasa pemrograman dasar HTML dan CSS.

Hal ini akan memudahkan kamu dalam pembuatan navbar dengan HTML dan CSS. Dengan mempelajari pemrograman dasarnya terlebih dahulu setidaknya kamu punya bekal untuk tahu bentuk navbar yang terstruktur itu seperti apa.

Membuat navbar dengan HTML dan CSS saat ini jauh lebih mudah. Kenapa demikian? Karena sudah banyak Framework atau semacam template untuk memudahkan pembuatan website.

Jadi, kamu tidak perlu lagi menyusun atau membuat satu demi satu script code. Framework, seperti Bootstrap, Foundation, Bulma, Semantic UI, dan lain sebagainya bisa kamu manfaatkan.

Membuat Navbar Dengan Bootstrap

Membuat Navbar Dengan Bootstrap

Seperti yang sudah kita ketahui, teknologi-teknologi makin hari makin up to date yang memudahkan pekerjaan manusia. Terbukti dengan banyaknya framework atau template dalam pembuatan website modern. Membuat navbar dengan HTML dan CSS menjadi lebih mudah dengan adanya framework untuk membuat halaman website.

Kamu bisa memanfaatkan framework website untuk membuat struktur atau komponen website dengan mudah dan cepat. Adanya framework website ini akan mempersingkat seorang developer dalam membuat sebuah website.

Kamu tidak perlu lagi mengetik sekumpulan kode atau script code untuk membuat komponen-komponen website satu demi satu. Kali ini Employmentandlivelihood.id akan kasih tahu kamu cara membuat navbar dengan HTML dan CSS memanfaatkan framework Bootstrap.

Tenang aja, tidak sulit kok dalam beberapa step navbar untuk website-mu akan terbuat. Hanya dengan melihat dokumentasi milik Bootstrap kamu bisa dengan mudah membuat sebuah website dengan cepat dan tentunya terstruktur dengan baik.

Namun, untuk dapat memanfaatkan framework Bootstrap kamu perlu memasukkan beberapa komponen milik Bootstrap. Komponen tersebut adalah Cascading Style Sheets (CSS) dan JavaScript (JS).

Kamu bisa mengunduh file CSS dan JS milik Bootstrap, kemudian memanggil file tersebut ke dalam file HTML yang ingin dipakai. Cara lainnya, yaitu dengan memanggil CSS dan JS milik Bootstrap yang berbentuk CDN Link.

Nah, setelah semua komponen kamu panggil di file HTML yang kamu buat selanjutnya kunjungi website resmi milik bootstrap. Jika kamu baru pertama kali mengunjungi website resmi milik Bootstrap, biasanya akan muncul semacam ‘sapaan’ mengenai Bootstrap.

Nah, di halaman tersebut kamu hanya perlu mengklik tombol yang bertuliskan ‘Read the docs’ untuk masuk ke halaman utama Bootstrap. Pada halaman utamanya pilih tulisan ‘Examples’ yang terletak pada navbar website Bootstrap. Jika layar laptop atau monitor milikmu kecil, biasanya tulisan tersebut ada di dalam logo ‘titik tiga’.

Lanjutan Membuat Navbar Dengan Bootstrap

Setelah itu, coba scroll ke bawah page atau halaman tersebut, maka kamu akan melihat tulisan ‘Headers’. Nah, yang perlu kamu lakukan disini, yaitu mengklik tombol ‘Download Examples’.

Kemudian, buka folder tersebut dan cari folder dengan nama ‘Headers’. Selanjutnya, kamu masukkan file yang ada di dalam folder tersebut ke dalam project-mu.

Jika file ‘index’ tersebut berhasil kamu masukkan, maka akan muncul kumpulan navbar yang bisa kamu pilih untuk websitemu. Kamu hanya meng-copy bagian-bagian yang kamu perlukan, kemudian paste pada file HTML project website-mu dan abracadabra navbar sukses dibuat.

Ada beberapa bagian navbar yang disediakan Bootstrap mungkin tidak kamu sukai, tapi kamu tidak perlu khawatir karena kamu bisa mengubah script code-nya kok. Agar tidak terjadi error, ada baiknya kamu membaca dokumentasi yang sudah disediakan di website tersebut ya. Jadi, kamu mendapat kemudahan dalam pembuatan navbar dengan HTML dan CSS.

Selain navbar, tersedia juga contoh sidebars, footers, heroes atau homepage, buttons, jumbotrons, dan lain sebagainya yang bisa kamu gunakan. Contoh komponen website yang disediakan Bootstrap ini akan memudahkan kamu dalam pembuatan website.

Apa Itu Navbar

Apa Itu Navbar

Navbar atau navigation bar merupakan salah satu komponen website yang berupa menu-menu. Nah, biasanya navbar ini diletakkan pada header website untuk menu navigasi. Biasanya navbar digunakan sebagai menu navigasi yang diletakkan pada header website.

Informasi yang ada atau disimpan di navbar biasanya informasi, seperti informasi terkait website, tujuan dari perusahaan, produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan, dan lain sebagainya. Jadi, bisa dikatakan navbar digunakan untuk memudahkan pengunjung untuk mengetahui atau mencari informasi terkait website tersebut. Selain itu, biasanya logo perusahaan akan dimasukkan ke dalam navbar website.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, navbar merupakan salah satu bagian atau struktur yang harus dimiliki sebuah website modern saat ini. Navbar mungkin terlihat tidak terlalu penting atau bahkan hanya sebagai ‘pemanis’ dalam sebuah website. Namun, ternyata Navbar memiliki berbagai manfaat tergantung bagaimana sang developer website memanfaatkan navbar untuk apa.

Umumnya navbar digunakan untuk mempermudah pengunjung website dalam mencari informasi yang mereka butuhkan. Dalam sebuah navbar terdapat sekumpulan logo, tulisan, atau tombol yang bisa kamu klik.

Setelah mengklik salah satu tulisan atau tombol yang terdapat pada navbar biasanya kamu akan dialihkan ke page atau halaman lain. Kamu akan dialihkan ke halaman yang terkait dengan tulisan atau tombol yang kamu klik.

Apa Itu HTML

Apa Itu HTML

HTML memiliki singkatan, yaitu Hypertext Markup Language yang biasanya digunakan untuk membuat website bersama dengan CSS. HTML merupakan bahasa markup standar yang digunakan untuk membuat dan menyusun page atau halaman website dan aplikasi website.

Umumnya HTML digunakan untuk menyusun komponen-komponen website, seperti heading, link, maupun paragraf. Perlu diingat juga bahwa HTML bukan lah bahasa pemrograman ya.

Terdapat alasan mengapa HTML tidak bisa dianggap sebagai bahasa pemrograman. Alasan tersebut karena HTML tidak bisa memberikan fungsi yang dinamis ya.

Nah, bahasa markup ini sekarang dianggap sebagai standar website resmi yang dikelola oleh World Wide Web (WWW). HTML atau Hypertext Markup Language diciptakan oleh Tim Berners-Lee di sekitar tahun 1991-an.

Tim Berners-Lee adalah seorang ahli fisika yang berjasa dalam kemajuan peradaban manusia. Bila HTML atau Hypertext Markup Language tidak ada mungkin tampilan website-website saat ini tidak sekeren dan sebagus sekarang.

Jadi, adanya HTML sang web developer bisa berkreasi membuat website-website dinamis yang interaktif dan tentunya informatif ya. Nah, setiap website memiliki jumlah halaman HTML yang berbeda-beda lho.

Tergantung maunya si web developer dan klient ingin membuat seberapa banyak halaman yang diperlukan. Dalam file HTML terdapat sederet tulisan yang biasanya disebut script code yang terdiri atas serangkaian ‘tags’ atau disebut juga ‘elements’.

Tags ini lah yang digunakan untuk membuat konten-konten website, seperti heading, paragraf, gambar, footer, dan lain sebagainya. HTML jadi salah satu syarat dapat membuat navbar dengan HTML dan CSS ini dapat terealisasikan.

Kelebihan dan Kekurangan HTML

Kelebihan dan Kekurangan HTML

Tentunya HTML atau Hypertext Markup Language ini mempunyai kelebihan dan kekurangan ya. Berikut kelebihan dan kekurangan dari bahasa markup yang bernama HTML atau Hypertext Markup Language.

Kelebihan HTML

Mudah dipelajari.
Standar resmi web yang dikelola oleh World Wide Web Consortium (W3C).
Dapat digunakan secara luas.
Dapat dijalankan di beberapa browser.
Open-Source.
Mudah diintegrasi dengan bahasa backend (PHP dan sebagainya).
Rapi dan konsisten.

Kekurangan HTML

Tidak bisa menjalankan logic, tapi kamu bisa menggunakan PHP untuk mengatasinya.
Biasanya digunakan untuk halaman website statis, tapi jika kamu ingin membuat website dinamis kamu bisa mengkombinasikan HTML dengan JavaScript atau bahasa pemrograman backend (PHP dan sebagainya).
Jika ada update, fitur-fitur terbaru belum tentu bisa digunakan di beberapa browser.

Itulah kelebihan dan kekurangan dari bahasa markup yang bernama Hypertext Markup Language (HTML). Sekarang kita tahu HTML biasanya digabungkan dengan bahasa pemrograman lain, seperti PHP, JavaScript, atau bahkan CSS. Selain HTML, masih ada CSS yang akan Employmentandlivelihood.id jelaskan setelah ini, simak baik-baik ya.

Apa Itu CSS

Apa Itu CSS

CSS memiliki singkatan, yaitu Cascading Style Sheets yang biasanya digunakan untuk membuat website bersama dengan HTML. CSS ini digunakan untuk mengatur tampilan website agar lebih menarik dan tersusun rapi.

Fakta menariknya, ternyata CSS dikembangkan juga oleh W3C pada tahun 1996-an. Ternyata HTML dan CSS memiliki hubungan yang sangat erat lho.

CSS dapat membuat konten-konten yang ada di halaman website jadi lebih menarik. Dengan adanya CSS memungkinkan kamu untuk dapat menerapkan berbagai style pada halaman HTML.

Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Cara Membuat Navbar Keren Dengan HTML dan CSS?

Kamu bisa dengan mudah membuat Navbar dengan HTML dan CSS memanfaatkan framework website yang tersedia di internet. Dengan begitu kamu proses pembuatan konten-konten website terselesaikan dengan cepat.

Hal yang perlu kamu lakukan adalah mengunduh dan memasukkan file CSS dan JavaScript milik Bootstrap ke dalam project website-mu. Kemudian, panggil file CSS dan Javascript tersebut dengan menulis serangkaian script code . Cara lainnya, yaitu dengan memanggil CSS dan JS milik Bootstrap yang berbentuk CDN Link.

Nah, setelah semua komponen kamu panggil di file HTML yang kamu buat selanjutnya kunjungi website resmi milik bootstrap. Jika kamu baru pertama kali mengunjungi website resmi milik Bootstrap, biasanya akan muncul semacam ‘sapaan’ mengenai Bootstrap.

Nah, di halaman tersebut kamu hanya perlu mengklik tombol yang bertuliskan ‘Read the docs’ untuk masuk ke halaman utama Bootstrap. Pada halaman utamanya pilih tulisan ‘Examples’ yang terletak pada navbar website Bootstrap. Jika layar laptop atau monitor milikmu kecil, biasanya tulisan tersebut ada di dalam logo ‘titik tiga’.

Setelah itu, coba scroll ke bawah page atau halaman tersebut, maka kamu akan melihat tulisan ‘Headers’. Nah, yang perlu kamu lakukan disini, yaitu mengklik tombol ‘Download Examples’.

Kemudian, buka folder tersebut dan cari folder dengan nama ‘Headers’. Selanjutnya, kamu masukkan file yang ada di dalam folder tersebut ke dalam project-mu.

Jika file ‘index’ tersebut berhasil kamu masukkan, maka akan muncul kumpulan navbar yang bisa kamu pilih untuk websitemu. Kamu hanya meng-copy bagian-bagian yang kamu perlukan, kemudian paste pada file HTML project website-mu dan abracadabra navbar sukses dibuat.

2. Apa Itu HTML?

HTML memiliki singkatan, yaitu Hypertext Markup Language yang biasanya digunakan untuk membuat website bersama dengan CSS. HTML merupakan bahasa markup standar yang digunakan untuk membuat dan menyusun page atau halaman website dan aplikasi website

3. Apa Itu CSS?

CSS memiliki singkatan, yaitu Cascading Style Sheets yang biasanya digunakan untuk membuat website bersama dengan HTML. CSS ini digunakan untuk mengatur tampilan website agar lebih menarik dan tersusun rapi.

Akhir Kata

Nah, itulah pembahasan dari cara membuat navbar dengan HTML dan CSS yang telah Employmentandlivelihood.id bagikan untuk kamu. Dengan membaca artikel ini bisa membantu kamu mendapatkan inspirasi untuk membuat navbar dengan HTML dan CSS.

Sekian pembahasan dari Cara Membuat Navbar Dengan HTML dan CSS yang telah Employmentandlivelihood.id bagikan. Terima kasih sudah mengunjungi artikel Cara Membuat Navbar Keren Dengan HTML dan CSS milik Employmentandlivelihood.id ini ya.

Simak juga list beberapa artikel yang menarik dari kami lainnya dan tentunya menambah wawasan untuk kamu simak :

Dapatkan Berita dan Informasi Menarik Lainnya di Google News Employmentandlivelihood.id

Originally posted 2023-06-01 04:15:02.